Caracetak polyflex pada kaos Jersey sangatlah mudah :
Pertama : Siapkan bahan polyflex yang sudah di cut menggunakan mesin plotter.
Kedua : Tempelkan pada kaos
Ketiga : Siapkan Mesin Press dengan suhu 150 derajat celcius
Keempat : Letakan pada bidang mesin press
Kelima : Kemudian di press tunggu sampai 30 detik lalu di angkat tuas mesin press.
Nah, itu caranya . Mudah bukan??? Ayo merapat??.Kami menyedikan stok untuk memenuhi kebutuhan anda. Jangan sampai kehabisan gaes ??
Polyflex banyak kelebihannya dan kekurangannya. Kelebihan bahan : awet , tidak luntur , dan kekurangan nya : jangan terkena setrika secara langsung.
Kaos Jersey terdiri dari 3 Bahan :
Pertama : Bahan Serena
Kedua : Bahan Drivite
Ketiga : Bahan Paragon
Bahan ini sering digunakan dalam pembuatan Jersey , pemesanan dan pembuatan kaos Jersey bisa menghubungi kami 081228173752 , alamat kami di Jalan Bitaran RT 05 RW 03 , Semarang Timur, tidak perlu kawatir kami bisa kirim kemana saja sesuai dengan alamt tujuan anda.
Kami hadir untuk memenuhi kebutuhan sablon anda, Selaen sablon yang kami sebutkan tadi kami bisa membuat sablon plastisol dengan hasil yang maksimal dan daya catnya cukup baik. Cat ANT(BaliPlass) merupakan cat sablon resparasi CMYK.
Kelebihan Ant Ink Baliplas : – tinta plastisol sablon separasi CMYK. – tinta sablon kaos baju dan apparel. – tinta utk nyablon kaos raster / high density. – daya tutup tinta ke kaos baik & bagus.
Cara menyablon: Sablonkan – Keringkan – Hot gun / Curing 160C.
Tinta pasta Ant Ink ini sendiri dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu :
Pertama : Sport Ink yang lebih memprioritaskan pada hasil sablon.
Kedua : Fashion Ink lebih dikenal dengan ramah terhadap kelembutan, sehingga hasil yang dilihat lebih pada kelembutan dan keindahan seni pada kreasi cetakan.
Ketiga : Special Ink berdampak pada high discharge, density, crack, dan glitter
Tinta ANT Ink ini di pasaran dibandrol mulai dari 40 – 90 ribu rupiah per kilogramnya. Harga yang ditawarkan – tergantung pada penggunaan karetnya.
Reflektive Polyflex
cetak polyflex murah semarang?? hubungi kami saja 081228173752
Sejarawan tidak yakin kapan tepatnya sablon ditemukan. Proses dasar terlihat dalam karya penduduk asli Pulau Polinesia awal, yang memotong desain menjadi daun pisang. Mereka kemudian memaksa pewarna (tinta) melalui lubang daun. Lalu meninggalkan gambar desain potongan mereka pada kain kulit kayu, atau “tapa.” Mungkin mereka telah mendapatkan ide ini dari menonton serangga yang memakan lubang melalui daun dan kemudian melihat hujan mengalir melalui lubang. Ini adalah proses dasar dari sablon. Artinya, memaksa tinta melalui lubang berpori di stensil. Sablon cetak adalah cara tertua dari pencetakan pakaian, dengan riwayatnya akan kembali sejauh dunia kuno. Pada awal 2500 SM, orang Mesir kuno sudah mempraktikkan seni cetak atau stensil, dan praktik itu kemudian menyebar ke Yunani dan Cina, di mana sutra digunakan untuk sebagai layar atau screen. Mineral berwarna-warni, buah beri, akar-akaran, dan pewarna alami lainnya yang digunakan sebagai tinta.
Screen Printing
Metode sablon manual yang menggunakan lebih dari satu warna
Metode sablon printing pada kaos ini biasa disebut sablon manual karena masih menggunakan tenaga manusia. Proses penyablonan menggunakan alat yang disebut screen. Screen yang sudah terdesain diletakkan pada permukaan kain panel kaos atau yang sudah berupa kaos jadi atau disebut garmen. Lalu screen dituangi tinta, kemudian tinta disapu menggunakan alat yang disebut rakel yang terbuat dari karet, sehingga tinta tersebut akan meresap dan menyatu dengan bahan kaos. Cara ini cocok untuk penggunaan jangka panjang. Menghasilkan cetakan yang cerah dan berkualitas tinggi, dan hasil cetakan tahan lama bahkan dalam mesin cuci. Serta hasilnya terasa lembut. Namun ini akan memakan waktu dan energy jika menggunakan banyak warna. Selain itu ini lebih cocok untuk produksi partai besar.
Dye Sublimation
Metode sablon printing dengan cara ini menggunakan kertas yang sudah didesain. Lalu kertas diletakkan pada kain panel atau pada baju jadi yg disebut garmen. Lalu dipress dengan suhu panas. Teknik ini berpengaruh pada kualitas tinta yang menempel pada kain. Kekuatan mesin heat press pun juga ikut berpengaruh. Teknik ini lebih cepat pengerjaannya dan proses pengeringannya lebih cepat setelah dipress.
Direct To Garment
Mesin DTG Anajet RICOH Ri3000
(DTG): Teknik sablon ini menggunakan mesin berbasis digital yang disebut mesin DTG. Prosesnya menggunakan kertas khusus yang diberi desain, lalu langkah berikutnya dipresskan pada kain. Alat ini menggunakan tinta kimia yang berbasis air yang secara langsung diaplikasikan dengan cara disemprotkan ke kain yang sudah berupa kaos jadi (garmen) melalui proses pre-treatment dan diakhiri heatpress. Hasilnya sangat bagus karena hasil cetak merata dan jelas serta memiliki ketajaman warna tinta yang sangat tinggi karena tinta meresap sempurna pada kain. Tidak mudah luntur meskipun beberapa kali dicuci.
Heat Transfer
Metode sablon Digital menggunakan Heat Transfer
Metode pencetakan secara digital dimana bahan yang sudah terdesain diterapkan pada kertas atau bahan lainnya, lalu dengan cara melelehkan lapisan tinta dengan menggunakan mesin pemanas atau biasa disebut mesin press. Cara ini lebih banyak digunakan di dunia percetakan karena berkualitas tinggi.
Vinyl Cutting
Proses trimming pada vinil yang sudah dicutting
Biasa disebut mesin cutting vinil merupakan mesin terbaik untuk digunakan jika ingin membuat simbol atau bentuk tertentu sesuai yang diinginkan. Dapat mendesain bentuk, huruf, atau simbol yang dipotong pada program perangkat lunak seperti Adobe photoshop atau Corel Draw dan mengarahkannya dengan perintah komputer ke mesin pemotong. Kemudian akan mengikuti jalur vektor yang ada pada desain dan dengan lancar memotong karya seni berbasis vektor. Pemotong vinil mampu memotong sesuai dengan permintaan yang panjang seperti spanduk dan papan iklan karena bahan dari vinil diproduksi dalam gulungan. Masalah yang dimiliki pemotong Vinyl adalah alat ini hanya dapat memotong bentuk atau huruf pada Vinyl berwarna kuat. Jika ingin merancang proyek dengan banyak warna, pemotong vinyl harus memotong setiap warna satu demi satu dan kemudian ditempatkan di atas yang lain sebelum menempelkannya di atas media. Hasil desain ini tahan lama dan kokoh tidak pudar.
Kaos adalah jenis pakaian yang pasti menggunakan teknik cetak sablon untuk membuatnya lebih menarik dari kaos yang lainnya. Sablon Plastisol adalah salah satu jenis sablon terbaik yang seringkali direkomendasikan untuk digunakan dalam mencetak desain kaos. Tinta solvenbase yang paling umum dipakai adalah plastisol. Oleh karena itu biasanya sablon kaos dengan tinta ini disebut dengan sablon kaos plastisol.
Dalam tinta sablon plastisol di dalamnya terbuat dari partikel PVC yang telah mendapatkan emulsi dari plastik. Itu juga yang membuat pemakaian tinta ini tidak bisa langsung mengering dengan sendirinya. Apabila dalam penyablonan dengan menggunakan tinta tersebut dan hasil pengeringannya yang tidak maksimal, maka hasil sablonan tersebut akan pecah dan mengerut ketika ditarik. Oleh sebab itu, anda perlu pengering khusus untuk tinta ini. Meskipun proses penyablonannya lebih rumit, pemakaian tinta plastisol ini karena sangat digemari oleh banyak konsumen karena hasil yang ditampilkan sangat luar biasa.
Ciri dan Karakteristik Hasil Sablon Plastisol
Pembeda kualitas sablon plastisol dan sablon lainnya tentu dapat dinilai dari ciri dan karakteristik hasil sablonnya. Kamu pun tentu penasaran dengan hal ini. Apa yang membuat sablon plastisol menjadi direkomendasikan? Bagaimana hasil sablon plastisol lebih unggul dari sablon lainnya? Semua jawaban dari pertanyaan di atas dapat kamu temukan pada bagian di bawah ini:
Sablonnya Tahan Lama
Warnanya Lembut dan Tidak Mencolok
Permukaan Kaos Tetap Lembut
Aman Dicuci dengan Sering dan Dikeringkan dengan Mesin Pengering
Alasan pemakaian jenis sablon tersebut yang banyak digemari konsumen yaitu diantaranya:
Jenis sablon plastisol akan memberikan hasil sablonan dengan tekstur yang rapat, dan warna cerah mengkilap.
Bila menggunakan jenis sablon plastisol, dan melakukan perawatan dengan tepat, maka sablonan ini akan awet dan bertahan lama. Akan lebih baik lagi untuk tidak dilakukan penyetrikaan di atas desain sablon. Bila ingin menyetrikanya hendaknya kaos dibalik dan memberikan alas sebelum disetrika.
Pemakaian jenis sablon plastisol merupakan jenis sablon yang sesuai dengan standarisasi para vendor clothing di luar negeri.
Pemakaian jenis sablon plastisol hanya digunakan oleh beberapa vendor tertentu saja sehingga menjadi lebih ekslusif .
Perbedaan sablon Water Base VS Sablon Plastisol
CAT RUBBER ( Water Base ) : Tinta ini digunakan khusus untuk sablon diatas kain gelap. Sebab tinta ini bersifat pekat, dapat menutup permukaan warna kain dengan baik. Tinta rubber umumnya digunakan untuk underbase, underbase sendiri difungsingkan sebagai penutup warna kain sebelum penyablonan warna-warna diatasnya. Tinta rubber sendiri dibagi menjadi dua jenis untuk dua fungsi kegunaan. Jenis pertama adalah tinta rubber white yang digunakan untuk underbase/dasar, bisa juga digunakan untuk mendapatkan warna-warna pastel/muda. Jenis kedua adalah rubber color yang digunakan untuk pencampuran warna-warna tua. Untuk mendapatkan warna putih yang bersih dan cemerlang, campurkan tinta rubber white dengan sedikit pigmen/pewarna berwarna nila atau ungu.
CAT PLASTISOL ( Solvent Base ) : Tinta ini berbahan dasar PVC dan harganya cukup mahal serta membutuhkan peralatan khusus untuk pengeringannya. Sebab tinta ini tidak dapat kering dengan sendirinya seperti tinta waterbase pada umumnya. Untuk dapat kering dengan baik, tinta ini memerlukan suhu mencapai 160 derajat celcius serta membutuhkan beberapa peralatan seperti conveyor curing dan flash curing. Setelah pengeringan dengan benar, tinta plastisol ini memiliki daya rekat yang sangat baik. Tinta ini sering digunakan untuk menciptakan efek-efek yang menakjubkan seperti high density. Dan t-shirt yang menggunakan tinta plastisol selalu diberi peringatan ”Do not iron on design”, sebab tinta ini akan meleleh jika terkena panas secara langsung dari setrika.
DUGAAN PERBEDAAN : 1. BIAYA PRODUKSI KAOS LEBIH MAHAL PLASTISOL 2. KUALITAS LEBIH MANTAP PLASTISOL 3. PLASTISOL AWET DAN TAHAN LAMA 4. PLASTISOL TIDAK BISA DI SETRIKA
Pada dasarnya tinta sablon ada dua jenis, yakni tinta dengan bahan dasar air atau yang disebut dengan waterbase dan tinta yang berbahan dasar minyak atau solvenbase. Bila anda ingin membuat sablonan yang awet dan tahan lama, mengetahui jenis-jenis tinta yang digunakan sangat diperlukan.
Yang termasuk dalam sablon tinta waterbase antara lain sablon pigment dan rubber. Perbedaan antar apenggunaan tinta sablon waterbase dan solvenbase terutama pada hasil penyabolonannya. Hasil sablon tinta waterbase biasanya solid, menempel pada permukaan kaos dan permukaannya tidak lengket, warnanya cenderung lebih doft dibandingkan tinta solvenbase. Sedangkan untuk hasil sablon tinta solvenbase permukaannya berkilap atau glossy.
Perbedaan lainnya dalah pada proses pengeringan sablon. Untukn tinta waterbase dalam melakukan pengeringan, hanya perlu dianginkan saja, bisa juga dengan menggunakan kipas angin atau hairdryer. Namun, bila anda menggunakan tinta dengan bahan dasar minyak atau solvenbase, maka pengeringannya harus menggunakan alat pengering khusus atau dryer yang bisa mencapai suhu 160 derajat celcius. Tinta dengan bahan dasar minyak tidak dapat secara langsung mengering dengan sempurna meskipun anda sudah mengangin-anginkan selama berhari-hari. Hal ini dikarenakan tinta ini tidak bisa larut di dalam air, karena bahan dasarnya yang terbuat dari minyak itu tadi.
Rubber
Karakter tinta sablon ini meresap ke dalam serat kain, hasil sablon terasa lebih lembut di bandingkan dengan tinta sablon berbasis minyak, tinta sablon ini sangat baik mencetak warna gelap untuk kain yang warnanya lebih lembut dan ketahanan terhadap kain bisa tahan lama. Selain itu untuk mendapatkan hasil sablon yang baik, merek atau jenis tinta rubber sangat mendukung hasilnya dan kualitas sablon. Berikut adalah jenis-jenis tinta rubber:
Rubber white
Biasa di gunakan untuk menyablon di kain berwarna gelap, karena tinta sablon ini kental sehingga bisa menutup permukaan kain secara merata. Karena itu tinta ini sering di jadikan sebagai underbase (dasaran) dijadikan sebagai penutup warna kain, sebelum menyablon warna-warna yang inginkan. Rubber white juga bisa di fungsikan untuk mencari warna-warna muda.
Rubber Mat ( Netral)
Rubber ini netral antara kental dan transparannya seimbang, rubber netral ini baik dalam mencari warna-warna tua. Untuk proses penyablonan tinta ini di kain warna gelap, maka sebaiknya bikin underbase rubber white terlebih dahulu, agar hasil sablon lebih maksimal.
Rubber Transparan
Karena tinta ini berkarakter transparan tinta sablon ini baik dalam proses penyablonan sparasi ( 4 warna ) CMYK. Untuk di baju warna yang lebih tua sebaiknya di beri underbase rubber white terlebih dahulu. Rubber transparan ini juga biasa di gunakan untuk penambahan campuran dengan posfor, untuk melakukan penyablonan Glow in The Dark.